Yurisistables

Chapter 3 “Annyeonghaseyo”

Posted on: 06/11/2010

“Morning honey…!!” Tiffany datang menghampiri Yuri yang masih tertidur pulas dan tidur disampingnya.

“Huuuaaammm..” Yuri bergumam.

Tiffany dengan isengnya memeluk Yuri dan keduanya pun tertawa.

Hari ini adalah hari Minggu dan keempat gadis ini berencana untuk menghabiskan waktu di apartment saja.

Setelah mandi, Yuri berjalan menelusuri dapur. Selain pandai akting dan menari, Yuri juga jago membuat kue. Ia berencana untuk membuat kue brownies untuk ketiga temannya. Yuri mempersiapkan peralatan serta bahan-bahan yang akan digunakan dan mulailah ia membuat kue. Sementara itu, Yoona, Seohyun dan Tiffany sibuk dengan aktivitas masing-masing.

Setelah 20 menit, kue siap dibuat. “Hmmm” Yuri menghirup aroma dari kue brownies tersebut. Ia pun meletakkannya di meja makan.

“Yay! Ada brownies buatan Yuri honey..!!” Tiffany langsung menyerbu dan mengambil satu potong kue brownies tersebut. Yoona dan Seohyun datang dan masing-masing mengambil satu potong.

“Enakkkk…!!!” kata Seohyun sambil mengunyah kue brownies.

“Sapa dulu yang buat… ya kan??” Yoona tertawa kecil dan menyenggol Yuri dengan sikunya.

Yuri tersenyum dan berjalan ke arah dapur. Ia menyisakan setengah bagian dari kue brownies yang ia buat dan menyimpannya di dalam kotak makan. Rencananya Yuri ingin memberikan kue tersebut ke Taeyang. Ia ingin Taeyang mencicipi kue brownies yang ia buat. Meskipun agak takut dan ragu untuk memberikannya, namun Yuri memberanikan dirinya. Ia meyakinkan dirinya bahwa besok ia tetap harus memberikan kue brownies tersebut ke Taeyang.

Hari minggu terasa begitu cepat berlalu. Selain melakukan aktivitas masing-masing, mereka juga menyempatkan diri untuk latihan dance untuk dance battle minggu depan.

*****

Keesokan harinya…

Hari Senin umumnya adalah hari yang paling tidak disukai hampir semua orang. Tetapi tidak untuk Yuri. Ia sangat menantikan hari ini karena hari ini, pertama kalinya Yuri memberanikan diri untuk memberikan kue buatannya ke Taeyang.

Sebelum berangkat, Yuri memeriksa tasnya. Ia takut lupa membawa kotak makan yang telah dipersiapkannya kemarin.

Keempatnya pun bersiap untuk berangkat ke kuliah. Seperti biasa, Yoona yang menyetir mobil. Hari ini cuaca terasa sedikit lebih sejuk karena sudah memasuki bulan November yang artinya sebentar lagi akan turun salju. Mereka berpakaian sedikit lebih tebal karena takut akan sakit. Suasana di mobil hari ini terlihat sedikit lebih kaku. Suasana hening. Semuanya terlihat masih ngantuk apalagi cuaca sejuk yang sangat mendukung untuk tidur. Hanya Yuri-lah yang terlihat lebih bersemangat.

Sesampainya di kampus, keempatnya berjalan masuk ke kelas. Yuri menunggu kedatangan Taeyang, tetapi sampai bel berbunyi dan dosen sudah masuk kelas, Taeyang belum juga datang.

“Sabar, Yul.. Mungkin dia terlambat…” Yuri berbicara dalam hati.

“Wah, Taeyang tidak datang hari ini..” terdengar dua orang temannya yang sedang berbicara.

“Emang dia kemana?” tanya Tiffany ke salah satu temannya itu.

“Oh, dia pergi ke Jepang bersama grup Big Bang-nya untuk mengikuti perlombaan dance.” jawab salah satu dari mereka.

Yuri mendengar perbincangan mereka. Raut mukanya berubah 180 derajat. Ia menjadi down dan tidak bersemangat. Ia meletakkan pena-nya dan berhenti menulis. Yuri menghela nafas sejenak dan melepaskan pandangannya ke luar jendela.

Bel berbunyi. Pelajaran hari ini pun selesai. Waktu terasa sangat lambat berlalu bagi Yuri.

Seperti biasa,Yuri, Yoona, Tiffany dan Seohyun harus melanjutkan kegiatan ekskul mereka yaitu dancing. Dengan tidak bersemangat, Yuri mengikuti ketiga temannya berjalan memasuki ruangan latihan. Mereka meletakkan tas di bangku istirahat dan mengganti pakaian mereka di ruang ganti baju.

Kemudian para trainee pun berkumpul…

Salah satu trainee mulai menjelaskan. “Dikarenakan trainers sedang pergi ke luar negeri untuk mengikuti perlombaan, yang akan menggantikan mereka hari ini adalah Sir Jansen dan Ms Annie. Mereka adalah couple dancer yang terkenal dengan tarian Latin dance. Keduanya berasal dari Amerika. Mari kita persilakan mereka berdua…”

Semua orang bertepuk tangan. Sir Jansen dan Ms Annie berkumpul di tengah mereka. “Good morning everyone. My name is Jansen Daniel and you can just call me Jansen and this is my partner Annie. Today and the next following days, maybe around 2 weeks, we are going to replace your trainers and we are going to teach you about Latin dance. So, I would like you to be in partner, one boy and one girl.”

Semuanya pun mencari partner masing-masing. Yuri tampak kebingungan karena Taeyang lah yang seharusnya menjadi partnernya. Tetapi dikarenakan ia tidak dapat hadir, maka Yuri tidak mempunyai partner.

“Yuri sunbae, ini Choi Minho, salah satu murid baru di club ini. Bisakah kamu menjadi partner semantara nya, ya mumpung kan Taeyang sunbae tidak hadir hari ini.” Key, teman sekelompok Minho mendatangi Yuri dan menanyakan hal tersebut kepadanya.

“Oh, baiklah.” Yuri menjawab dengan ramah dan tersenyum.

Minho mendekati Yuri. Ia menunduk 90 derajat. “Annyeonghaseyo Yuri sunbae,” kata Minho sambil tersenyum.

“Annyeonghaseyo Choi.. Min..ho dongsaeng..?” Yuri menunduk 90 derajat dan ia tampak ragu dengan nama Minho.

“Ah… Ne, Jonun Choi Minho imnida.. Kelas 1 jurusan theater.. mmm.. Mannaso banggapsumnida…”

“Oh, Jonun Kwon Yuri imnida… Kelas 3 jurusan theater..”

Keduanya saling tersenyum.

“Okay..” Sir Jansen menepuk kedua tangannya.. “Let’s start our Latin dance today. Are you ready? One two three. One step, two step….” Sir Jansen dan Ms Annie mengajar dengan penuh kesabaran. Karena ini adalah pertama kalinya mereka menari Latin dance, sehingga semuanya merasa lucu.

Yuri dan Minho tampak sangat kaku. Minho memegang tangan Yuri. Yuri terlihat sangat profesional karena ia sudah terbiasa menari dengan partner, sedangkan Minho yang baru pertama kalinya terlihat kaku dan malu. Mereka pun menari sesuai instruksi Sir Jansen.

…….

“Let’s take a break for 10 minutes guys!”

Yuri dan Minho bersama-sama berjalan ke arah bangku istirahat. Mereka mengambil handuk masing-masing dan menghapus keringat mereka. Yuri terlihat sangat lelah. Ia sangat tidak mood hari ini. Minho melihat Yuri sejenak, ia menyadari Yuri sedang tidak mood karena tidak seperti biasanya dimana Yuri selalu ceria dan tersenyum.

Yuri mengambil kotak makan dari dalam tasnya. Ia tersenyum kecil ke arah Minho dan memberi aba-aba ke Minho untuk mengikutinya ke taman belakang.

Di taman belakang, mereka duduk di bangku yang terletak di bawah pohon yang besar dan rindang. Yuri membuka kotak makannya dan menyodorkan brownies tersebut ke Minho.

Minho tampak kebingungan. Ia menatapi Yuri.

“Sunbae yang buatkah?” Minho pun mengambil satu potong kue brownies tersebut.

“Iya, enak tidak?” tanya Yuri.

Minho mencicipi kue brownies buatan Yuri. Sambil mengunyah… “Mmm… enak…”

“Benarkah?” tanya Yuri sambil tersenyum bermaksud menyindir pernyataan Minho tersebut.

Minho tertawa kecil “Iya, enak…”

“Haha.. Nih ambil lagi kalau mau..” Yuri pun ikut mengambil satu potong.

Tiba tiba..

“Hei!” Seohyun mengagetkan mereka berdua dari belakang.

Yuri dan Minho segera berbalik dan berdiri.

“Dasar..” Yuri menggelitik Seohyun sambil tersenyum.

“Annyeonghaseyo..” sapa Tiffany dan Yoona dengan tubuh menunduk 90 derajat.

“Annyeonghaseyo..” Seohyun ikut menyapa, tubuhnya juga menunduk 90 derajat.

“Ne, annyeonghaseyo sunbaenim..” Minho tersenyum manis dan menunduk 90 derajat. “Jonun Choi Minho imnida.. Mannaso banggapsumnida,” lanjutnya.

Ketiganya membalas senyum Minho.

“What a killer smile..” Tiffany berbisik ke Yoona yang berada di sampingnya.

“Ah, ini saya perkenalkan… Mereka adalah teman baik saya.. Yang manis ini bernama Seohyun,” Yuri menunjuk ke arah Seohyun.. “ Kalau yang cantik ini bernama Yoona dan yang seksi ini bernama Tiffany.” Yuri menunjuk ke arah Yoona dan Tiffany.

“Huh, dasar.. maluin tau!!” Tiffany menjadi malu. Semuanya pun tertawa.

“Choi Minho…” dari arah belakang terdengar suara yang memanggil nama Minho. Mereka berlima membalikkan badan dan ternyata Taemin dari grup SHINee, salah satu teman seanggota Minho memanggilnya.

Minho berpamitan dan pergi menghampiri Taemin.

Yuri, Tiffany, Yoona dan Seohyun duduk di bangku taman tersebut. Yuri menyodorkan kue brownies yang masih tersisa ke ketiga temannya itu.

“Wuah, kue yang semalam?” tanya Tiffany tanpa basa basi.

“Hehe.. Iya..” jawab Yuri.

“Ohhhhh.. kamu sengaja ya menyimpannya untuk Minho… ya kan, ya kan..??” sindir Tiffany.. “Hahaha…” Yoona dan Seohyun tertawa sambil memakan kue brownies.

“Bukan kok..” jawab Yuri dengan muka pasrah.

“Jadi?” tanya Tiffany bingung.

“Kok sedih, kenapa sih?” tanya Yoona.

“Iya, dari tadi pagi kamu kelihatan sedih.. kenapa honey??” lanjut Tiffany.

“Sebenarnya.. aku pengen memberikan kue brownies ini ke Taeyang. Tapi dia malah gak datang.. huhhh…” Yuri menghela nafas sejenak.

“Sudah kuduga, pasti kuenya buat Taeyang..” kata Seohyun.

“Ohhhh… pantesan… udah-udah.. Ntar kalau orangnya uda pulang. Buatin lagi yang lebih enak. Okeh honey??” Tiffany menghibur Yuri dan merangkul tangannya.

“Jangan sedih dong..!” lanjut Yoona.

“Iya.. iya.. hehehe…” Yuri pun tersenyum.

“Oh ya, Choi Minho anak kelas brp sih?” tanya Seohyun penasaran.

“Dia itu 2 tahun dibawah kita.. Kelas 1, jurusan theater juga..” jawab Yuri.

“Ohhh….” ketiganya mengangguk.

10 menit pun berlalu…

Semuanya kembali ke ruangan dance dan mencari partner masing-masing.

Latin dance dilanjutkan kembali.

…….1 jam kemudian……..

“Okay, that’s all for today. See you guys again tomorrow..!!” kata Sir Jansen.

“Okay sirrrr…..!!!” semua menjawab.

Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang. Latihan hari ini memang lebih lama dari biasanya dikarenakan kedatangan banyak murid baru sehingga perlu latihan ekstra.

Setelah berganti pakaian, Yoona mengajak ketiga temannya untuk lunch di restoran Italia yang bernama De Lasto. Mereka pun setuju.

Yuri berjalan menghampiri Minho yang sedang menyusun barang-barangnya.

“Mau lunch bareng?” tanya Yuri tiba-tiba yang mengagetkan Minho.

“Eh?” Ia tampak kebingungan. “Ehhh… Maaf, tapi kayaknya aku tidak bisa, Yuri sunbae. Aku diharuskan mengikuti dance gelombang dua karena aku murid baru.” lanjutnya.

“Ohh, ya sudah, tidak apa-apa. Kapan- kapan aja lunch barengnya..” Yuri tersenyum. Ia pun berpamitan dengan Minho dan berjalan ke arah temannya.

Sebenarnya Minho sangat ingin pergi lunch bareng dengan mereka, tetapi berhubung ia telah berjanji dengan anggota grup SHINee bahwa mereka harus latihan ekstra, ia pun menolak ajakan Yuri tersebut.

Sampailah keempat gadis tersebut ke restoran De Lasto…

“Pesan spaghetti rasa sapi 1, rasa chicken favorit 1, pizza paprika-nya 1, salad-nya 1, cappuccino latte-nya 1, floating island-nya 2, dan ice lemon tea-nya 1. Makasih..” Yoona pun mengembalikan menu makanannya itu ke pelayan.

15 menit kemudian… pesanan datang..

Sambil makan mereka berbincang-bincang.

“Untuk lomba berikutnya, kalian pengen dance dengan konsep apa?” tanya Yuri ke tiga temannya itu.

“Karena sebelumnya kita sudah memakai konsep hip hop, bagaimana kalau kita pakai konsep freestyle? What do you guys think?” Tiffany memberikan usul.

“I think it’s good” jawab Seohyun.

“Yah, think so” lanjut Yoona.

“Baiklah……..!! Deal!!!”

Selesai makan, mereka membayar bil dan berangkat pulang.

Setiba di apartment, Yuri dan Yoona merapikan apartment mereka. Setelah itu, mereka berleha-leha sejenak. Yuri masuk ke kamarnya, membuka laptopnya dan melanjutkan tugasnya yaitu mengetikkan proposal dramanya. Saat Yuri sedang serius mengerjakan tugasnya..

Oh Oh Oh Oh Ppareul Saranghae, Ah Ah Ah Ah Mani Mani He!

Ringtone handphone Yuri berdering.

Ia melihat sejenak ke layar hp, namun ia tidak mengenal nomor tersebut. Yuri dengan ragu menekan tombol Yes…

“Yoboseyo?” tanya Yuri dengan suara pelan.

“Annyeonghaseyo, Yuri noona??” tanya cowok tersebut.

Yuri merasa mengenal suara cowok itu, namun ia masih sedikit ragu.

“Minho dongsaeng?” tanya Yuri.

“Ne..” jawab Minho.

“Ohh… Hehe..” Yuri tersenyum kecil.. “Minho ssi, waeyo?” lanjut Yuri.

“Aniyo.. Saya cuma ingin bertanya, ehhh… apakah… Yuri noona… punya waktu… malam ini…?” Minho merasa malu dan segan, namun ia memberanikan diri untuk menanyakannya.

Terdengar suara hening sejenak.

Yuri tampak kebingungan, ia terkena dilema. Di satu sisi ia ingin sekali hang out dengan Minho, tetapi di sisi lain ia telah janji dengan ketiga temannya itu untuk latihan dance bersama malam ini.

Dengan sedikit rasa kecewa, Yuri pun menolak ajakan Minho dengan suara lembut.. “Minho dongsaeng ah, mianheyo. Noona tidak punya waktu malam ini. Saya sudah berjanji dengan Tiffany, Yoona dan Seohyun untuk berlatih dance bersama.”

“Ohh, tidak apa-apa noona. Untuk persiapan dance battle Sabtu minggu depan kah?” tanya Minho.

“Iya..”

“Kalau begitu fighting, Yuri noona..!!” Minho memberi semangat ke Yuri.

“Gomawo..!! Ne, fighting…!!” jawab Yuri.

“Hehe.. okay then.. see you tomorrow..”

“Okay, see you.. ”

Yuri menutup teleponnya.

Malam itu, mereka menghabiskan waktu 5 jam untuk latihan dance. Kali ini, mereka harus lebih bersemangat lagi agar dapat masuk ke babak 20 besar/semifinal.

*****

Tags:

4 Responses to "Chapter 3 “Annyeonghaseyo”"

wawwww, g sabar nunggu lanjutannya !
yuri , ayo buka pintu hatimu untuk minho.. hehe i love minyul couple!

hehehe.. chingu, minta kritik dan saran jg ya.. gomawo ^__^
hope you enjoy reading my fanfic😀

hehe.
minho dah kenalan nih ama yuri.
makin seru deh.
asyik.asyik.

i love minyul.^^

Kekekeke…
Minho oppa udah berani ngajak keluar tuh😀
Ya! Yuri eonni kau harus menerima abang ku ya😀😀
daebak chingu!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • None
  • Ernawati Stevi Limbong: MANA LANJUTANNYA????
  • leecyntkyu: Kekekeke... Minho oppa udah berani ngajak keluar tuh :D Ya! Yuri eonni kau harus menerima abang ku ya :D :D daebak chingu!!
  • leecyntkyu: Wah ternyata udah ada lanjutannya hehehe... daebak chingu ^^ yyee udah ada Minho oppa! Yuri eonni persis kayak diposisi ku deh :D Minyul jjang Miny

Categories

Archives

%d bloggers like this: